gelap haru di taman
bias makna yang terpendam, belas tawa harapan
belai indah matamu
teman mimpi tanpa jemu, biar terkadang semu
untai embun dan canda
tempat kau lepaskan tawa, kenang hati terbakar
kini tiba waktuku
untuk puitiskan sayang, untuk katakan cinta
kan kubingkai selalu indahmu
jadikanlah aku pacarmu
iringilah kisahku
kini tiba waktuku,
untuk puitiskan sayang, untuk katakan cinta
jangan pernah lari dariku
jangan engkau lupakan aku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar